Archive for the ‘Computer Networking’ Category
Enable Ping Replies From Win Server 2008

Windows Firewall in Windows Server 2008 has very tight security. For default, ping to Windows Server 2008 won’t get any response. Here’s the configuration to enable ping replies :
Goto Window Firewall with Advance Settings from Administrator Tools menu.

Look into list in the left and Click Inbound Rules
Right click File and Sharing (Echo Request – ICMPv4-In) and choose Enable Rule

Do same thing to Distributed Transaction Coordinator (TCP-In)

Okay, now you can ping your server machine
Web Cache
![]()
Pemakai Internet umumnya menggunakan sarana browser sebagai alat utama dalam melakukan aktifitas di Internet. Aktifitas ini akan menggunakan mayoritas bandwidth yang ada dibandingkan aktifitas yang lain, dan memiliki kecenderungan mengakses situs (Web Site) yang sama sehari-hari. Pola akses dan kecenderungan ini ditanggapi dengan kehadiran sebuah Web Cache (Web Proxy) untuk menampung situs yang sama sehingga diharapkan dapat melakukan penghematan.
Web Cache ditempatkan di antara pemakai dan server tujuan sehingga untuk setiap permintaan akan akses web akan melalui Web Cache lalu menyimpan respon yang diberikan oleh web server tujuan. Dalam memberikan respon, Web Cache yang baik akan melakukan validitas data dan menampungnya secara lokal, sehingga data yang akan diteruskan ke browser client adalah data terkini. Respon yang didapatkan sangat beragam, mulai dari HTML, Images (gif, jpg, jpeg, bmp, png, dan lain-lain), hingga Audio/Video (avi, mp3, mid, 3gp, wav, au, dat, dan lain-lain).
SMTP

SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan salah satu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik di Internet. Protokol ini dipergunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima.
Protokol ini timbul karena desain sistem surat elektronik yang mengharuskan adanya server surat elektronik yang menampung sementara sampai surat elektronik diambil oleh penerima yang berhak.
SMTP bisa dianalogikan sebagai kantor pos. Ketika kita mengirim sebuah e-mail, komputer kita akan mengarahkan e-mail tersebut ke sebuah SMTP server, untuk diteruskan ke mail-server tujuan.
OSPF

OSPF (Open Shortest Path First IGP) merupakan sebuah routing protokol berjenis IGP (interior gateway routing protocol) yang hanya dapat bekerja dalam jaringan internal suatu ogranisasi atau perusahaan. Jaringan internal maksudnya adalah jaringan di mana Anda masih memiliki hak untuk menggunakan, mengatur, dan memodifikasinya. Atau dengan kata lain, Anda masih memiliki hak administrasi terhadap jaringan tersebut. Jika Anda sudah tidak memiliki hak untuk menggunakan dan mengaturnya, maka jaringan tersebut dapat dikategorikan sebagai jaringan eksternal. Selain itu, OSPF juga merupakan routing protokol yang berstandar terbuka. Maksudnya adalah routing protokol ini bukan ciptaan dari vendor manapun. Dengan demikian, siapapun dapat menggunakannya, perangkat manapun dapat kompatibel dengannya, dan di manapun routing protokol ini dapat diimplementasikan. OSPF merupakan routing protokol yang menggunakan konsep hirarki routing, artinya OSPF membagi-bagi jaringan menjadi beberapa tingkatan. Tingkatan-tingkatan ini diwujudkan dengan menggunakan sistem pengelompokan area.
IPV6

Definisi IPV6
Perkembangan Internet dan network akhir-akhir ini telah membuat Internet Protocol (IP) yang merupakan tulang punggung networking berbasis TCP/IP dengan cepat menjadi ketinggalan zaman, saat ini berbagai macam aplikasi yang menggunakan Internet, diantaranya transfer file (ftp), surat elektronik (e-mail), akses jarak jauh (remote access), Multimedia menggunakan Internet, dan lain sebagainya. Perkembangan ini telah membuat terlampauinya kapasitas jaringan berbasis IP untuk mensuplai layanan dan fungsi yang diperlukan. Sebuah lingkungan seperti Internet membutuhkan dukungan pada lalu-lintas data secara real-time maupun fungsi sekuriti.
Socket Programming ?

Socket adalah sebuah cara untuk berkomunikasi dengan program atau node lain menggunakan file deskriptor. Di UNIX (dimana socket diciptakan) kita sering mendengar slogan: “everything is a file”, jadi untuk berkomunikasi dengan program atau node lain semudah kita membaca dan menulis file deskriptor. Antarmuka socket dan file adalah mirip, jika pada file kita membukanya dengan open() sedangkan pada socket kita manggunakan socket(). Pada file deskriptor yang menjadi tujuan adalah sebuah file, sedangkan pada socket adalah komputer atau node lain. Intinya ketika kita telah terhubung dengan socket(), maka antarmukanya sama saja dengan sebuah file. Sebuah abstraksi perangkat lunak yang digunakan sebagai suatu “terminal” dari suatu hubungan antara dua mesin atau proses yang saling berinterkoneksi
Membangun Jaringan Komputer Korporat
![]()
Di era kompetisi global seperti sekarang ini, jaringan komputer adalah tulang punggung sistem informasi korporat, yang bisa menjadi salah satu ukuran kompetitif atau tidaknya sebuah perusahaan. Begitu vitalnya jaringan komputer ini, sehingga kegagalannya akan berakibat hilangnya produktivitas serta kerugian finansial. Oleh karena itu, perusahaan yang ingin tetap kompetitif menginginkan sebuah infrastruktur jaringan komputer yang dapat diandalkan, serta mampu bekerja optimal dengan tingkat kegagalan serendah mungkin.Perusahaan yang ingin membangun infrastruktur jaringan komputer, biasanya meminta bantuan kepada perusahaan penyedia solusi jaringan komputer. Perusahaan penyedia solusi ini merekomendasikan beberapa produk pembentuk infrastruktur dari berbagai vendor, mulai dari hardware (perangkat keras) seperti komputer, media penyimpanan data, peralatan jaringan; serta software (perangkat lunak) seperti sistem operasi dan aplikasi-aplikasi pendukung.
Connection-Oriented vs. Connectionless
A data link protocol which provides all of the services mentioned in the previous slide is said to be connection-oriented. Such a protocol guarantees correct delivery of all data entrusted to it by higher-layer software. The data link protocols which are used in Wide Area Networks, where data rates are comparatively low and error probabilities are high, are usually connection-oriented. We discuss these protocols in this lecture.
Connectionless data link protocols simply transmit suitably addressed frames on the data link. They are commonly used in LANs. In this case, higher layer protocols take responsibility for error control.
INT32DC Data Communications







