Kebangkitan Manusia

Posted: July 28, 2008 in Islam
Tags:

Bangkitnya manusia tergantung dari pemikiran (fikrah) nya tentang kehidupan , alam semesta dan manusia; serta hubungan ketiganya ini dengan alam sebelum kehidupan dunia dan alam setelah kehidupan dunia. Oleh karena itu harus ada perubahan yang mendasar dan menyeluruh terhadap pemikiran manusia dewasa ini. Kemudian diganti dengan pemikiran lain agar ia bangkit. Sebab pemikiranlah yang membentuk mafahim (pemahaman) terhadap segala sesuatu serta memperkuatnya. Dan manusia mengatur tingkah lakunya di dalam kehidupan ini sesuai dengan mafahimnya terhadap kehidupan. Sebagai contoh, mafahim seorang terhadap orang yang ia cintai akan membentuk tingkah laku tertentu terhadapnya, yang berlawanan tingkah laku terhadap orang yang ia benci dimana ia akan memiliki mafahim kebencian terhadapnya. Dan akan berlawanan pula terhadap orang yang tidak dikenalnya dimana ia tidak memiliki mafhum terhadapnya. Jadi tingkah laku manusia berkaitan erat dengan mafahimnya. Oleh karena itu apabila kita hendak mengubah tingkah laku manusia yang rendah menjadi luhur maka tidak boleh tidak kita harus mengubah mafhumnya terlebih dahulu. Allah SWT berfirman:

“ Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum suatu kaum itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka” (Q.S. Ar-Rad 11)

Satu-satunya jalan untuk mengubah mafahim adalah dengan membentuk pemikiran tentang kehidupan dunia, agar dengannya dapat terwujud mafahim yang benar tentang kehidupan dunia. Akan tetapi pemikiran tentang kehidupan dunia ini tidak akan kuat terpusat hingga akan memberi hasil, kecuali jika terbentuk pemikiran tentang alam semesta, manusia dan kehidupan dunia; dan tentang hubungan tentang ketiga unsur tadi dengan kedua alam ini. Hal ini dapat dicapai dengan menyampaikan (kepada manusia-pen) pemikiran yang menyeluruh mengenai ketiga hal tersebut. Inilah yang merupakan pemecah simpul dalam ‘masalah besar’ (Uqdatul Qubra) dalam diri manusia. Apabila masalah besar ini telah teruraikan, maka terurai pula masalah yang lain, sebab hanya merupakan bagian atau cabang dari masalah besar tadi. Namun pemecahan ini tidak akan mengantarkan kita kepada kebangkitan yang benar kecuali apabila pemecahan itu sendiri juga merupakan pemecahan yang benar. Yaitu pemecahan yang sesuai dengan fitrah manusia, memuaskan akal dan memberi ketenangan hati.
Oleh karena itu bagi mereka yang menghendaki kebangkitan dan kehidupan berada di atas jalan yang mulia harus terlebih dahulu memecahkan masalah besar ini dengan pemecahan yang benar. yaitu melalui pemikiran yang jernih. Pemecahan inilah yang dinamakan “aqidah” yang merupakan landasan berfikir bagi setiap pemikiran cabang yang berhubungan dengan pelaku serta tata aturan dalam kehidupan.
Islam telah menangani masalah besar ini. Dipecahkannya untuk manusia dengan pemecahan yang sesuai dengan fitrah, memuaskan akal serta memberikan ketenangan jiwa. Dan ditetapkan pula bahwasanya untuk memeluk Agama Islam itu tergantung sepenuhnya pada pengakuan terhadap pemecahan ini. Yaitu dengan pengakuan yang betul-betul dari akal. Oleh sebab itu Islam membangun di atas satu dasar, yaitu aqidah yang menyatakan bahwasanya dibalik alam semesta, manusia dan kehidupan ada pencipta (Khaliq) yang telah menciptakan ketiganya, dan yang telah menciptakan pula segala sesuatu yang lainnya. Dialah Allah SWT. Aqidah yang menyatakan bahwasanya pencipta ini telah menciptakan segala sesuatu dari tidak ada. Ini bersifat wajibul wujud (wajib adanya), karena kalau tidak demikian maka Ia tidak mampu menjadi Khaliq, Ia bukan makhluk, karena sifat-Nya sebagai pencipta memastikan bahwa diri-Nya bukan makhluk, serta memastikan pula bahwa Ia mutlak adanya. Karena segala sesuatu menyandarkan wujudnya kepada-Nya, sedangkan Ia tidak bersandar kepada sesuatu apapun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s